Metode AHP

Hasil AHP terakhir dijalankan & disimpan pada 09-Aug-2026 23:56 WITA dengan λmaks = 3.0001, CI = 0.0000, CR = 0.0001 (Konsisten).
1. Perhitungan per Responden

Setiap responden mengisi nilai perbandingan berpasangan antar kriteria (skala Saaty 1-9). Dari nilai tersebut disusun matriks perbandingan, dinormalisasi, kemudian dihitung bobot prioritas (eigen vector), eigen value (λ), CI, RI, dan CR masing-masing responden.

a. Esa Alfitrassalam — Kepala Cabang
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 1.0000 9.0000
C2 1.0000 1.0000 9.0000
C3 0.1111 0.1111 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.4737 0.4737 0.4737
C2 0.4737 0.4737 0.4737
C3 0.0526 0.0526 0.0526
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.473684 1.421053 3.000000
Jumlah Penduduk (C2) 0.473684 1.421053 3.000000
Biaya Transportasi (C3) 0.052632 0.157895 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten
b. Rifal Fadhil — Account Representative
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 0.3333 3.0000
C2 3.0003 1.0000 9.0000
C3 0.3333 0.1111 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.2308 0.2308 0.2308
C2 0.6923 0.6923 0.6923
C3 0.0769 0.0769 0.0769
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.230758 0.692274 3.000000
Jumlah Penduduk (C2) 0.692320 2.076960 3.000000
Biaya Transportasi (C3) 0.076922 0.230766 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten
c. yoga — Petugas Pemasaran
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 1.0000 8.0000
C2 1.0000 1.0000 7.0000
C3 0.1250 0.1429 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.4706 0.4667 0.5000
C2 0.4706 0.4667 0.4375
C3 0.0588 0.0667 0.0625
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.479085 1.438644 3.002899
Jumlah Penduduk (C2) 0.458252 1.375980 3.002674
Biaya Transportasi (C3) 0.062663 0.188014 3.000373
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.001982 CI 0.000991 RI 0.58 CR 0.001709 Kesimpulan Konsisten
d. Rasya Dewita — Customer Service
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 3.0000 9.0000
C2 0.3333 1.0000 3.0000
C3 0.1111 0.3333 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.6923 0.6923 0.6923
C2 0.2308 0.2308 0.2308
C3 0.0769 0.0769 0.0769
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.692308 2.076923 3.000000
Jumlah Penduduk (C2) 0.230769 0.692308 3.000000
Biaya Transportasi (C3) 0.076923 0.230769 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten
e. Aldi Ramadhan — Relationship Officer
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 1.0000 9.0000
C2 1.0000 1.0000 9.0000
C3 0.1111 0.1111 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.4737 0.4737 0.4737
C2 0.4737 0.4737 0.4737
C3 0.0526 0.0526 0.0526
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.473684 1.421053 3.000000
Jumlah Penduduk (C2) 0.473684 1.421053 3.000000
Biaya Transportasi (C3) 0.052632 0.157895 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten
f. Andi Wirawan — staff
Matriks Perbandingan Berpasangan
C1 C2 C3
C1 1.0000 1.0000 1.0000
C2 1.0000 1.0000 1.0000
C3 1.0000 1.0000 1.0000
Matriks Normalisasi
C1 C2 C3
C1 0.3333 0.3333 0.3333
C2 0.3333 0.3333 0.3333
C3 0.3333 0.3333 0.3333
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.333333 1.000000 3.000000
Jumlah Penduduk (C2) 0.333333 1.000000 3.000000
Biaya Transportasi (C3) 0.333333 1.000000 3.000000
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000000 CI 0.000000 RI 0.58 CR 0.000000 Kesimpulan Konsisten

2. Penggabungan Antar Responden (Rata-rata Geometris)

Matriks dari seluruh responden digabung menjadi satu matriks dengan menghitung rata-rata geometris pada setiap sel, lalu dinormalisasi dan dihitung kembali bobot prioritas, eigen value, CI, RI, dan CR gabungan.

Matriks Gabungan (Geometric Mean)
C1 C2 C3
C1 1.0000 1.0000 5.0951
C2 1.0000 1.0000 4.9830
C3 0.1963 0.2007 1.0000
Matriks Normalisasi Gabungan
C1 C2 C3
C1 0.4553 0.4544 0.4599
C2 0.4553 0.4544 0.4498
C3 0.0894 0.0912 0.0903
Prioritas, Eigen Value, dan Uji Konsistensi Gabungan
Kriteria Bobot Prioritas Weighted Sum Eigen Value (λ)
Jumlah Kepesertaan Aktif (C1) 0.456548 1.369677 3.000076
Jumlah Penduduk (C2) 0.453178 1.359569 3.000075
Biaya Transportasi (C3) 0.090274 0.270823 3.000015
λmaks (Eigen Value Maksimum) 3.000055 CI 0.000028 RI 0.58 CR 0.000048 Kesimpulan Konsisten

3. Bobot Prioritas Kriteria

Bobot inilah yang digunakan untuk menghitung skor akhir setiap wilayah pada langkah berikutnya.

Kolom Tipe menentukan cara nilai dataset wilayah dinormalisasi pada langkah 4: untuk kriteria Benefit (semakin besar semakin baik, misalnya jumlah kepesertaan), nilai wilayah dibagi nilai maksimum — wilayah dengan nilai tertinggi mendapat skor normalisasi 1. Untuk kriteria Cost (semakin kecil semakin baik, misalnya biaya transportasi), nilai minimum dibagi nilai wilayah — wilayah dengan nilai terendah yang mendapat skor normalisasi 1. Dengan begitu, skor normalisasi selalu bernilai 0–1 dan semakin besar selalu berarti semakin diprioritaskan, terlepas dari tipe kriterianya.

Kode Kriteria Tipe Bobot
C1 Jumlah Kepesertaan Aktif Cost 0.456548
C2 Jumlah Penduduk Benefit 0.453178
C3 Biaya Transportasi Cost 0.090274
Grafik Bobot Kriteria

4. Data Wilayah & Normalisasi

Nilai dataset asli tiap wilayah (kecamatan) untuk setiap kriteria, beserta hasil normalisasinya. Kriteria Benefit: nilai ÷ nilai maksimum. Kriteria Cost: nilai minimum ÷ nilai.

Wilayah / Kecamatan Nilai Dataset Normalisasi
C1 C2 C3 C1 C2 C3
Benteng 4,286.00 24,378.00 15,000.00 0.3460 1.0000 1.0000
Pasimasunggu Timur 1,483.00 8,218.00 105,500.00 1.0000 0.3371 0.1422
Buki 1,540.00 6,925.00 28,125.00 0.9630 0.2841 0.5333
Pasimasunggu 1,593.00 9,433.00 95,656.00 0.9309 0.3869 0.1568
Bontoharu 2,682.00 15,489.00 21,641.00 0.5529 0.6354 0.6931
Pasilambena 1,773.00 8,722.00 141,016.00 0.8364 0.3578 0.1064
Pasimarannu 2,028.00 11,065.00 125,110.00 0.7313 0.4539 0.1199
Taka Bonerate 2,761.00 15,101.00 105,516.00 0.5371 0.6195 0.1422
Bontosikuyu 3,284.00 16,164.00 44,219.00 0.4516 0.6631 0.3392
Bontomanai 3,100.00 14,079.00 25,703.00 0.4784 0.5775 0.5836
Bontomatene 3,140.00 13,522.00 39,297.00 0.4723 0.5547 0.3817

5. Skor Akhir & Ranking Wilayah

Skor akhir = Σ (bobot kriteria × nilai normalisasi kriteria). Wilayah diurutkan dari skor terbesar ke terkecil.

Kategori Tinggi, Sedang, dan Rendah ditentukan berdasarkan pembagian tertile (3 bagian sama besar) dari daftar wilayah yang sudah diurutkan menurut skor akhir: sepertiga wilayah dengan skor tertinggi masuk kategori Tinggi, sepertiga berikutnya Sedang, dan sepertiga dengan skor terendah Rendah. Wilayah berkategori Tinggi adalah wilayah yang paling diprioritaskan untuk sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan.

Ranking Skor Wilayah
Tabel Ranking Wilayah
Rank Wilayah / Kecamatan Skor Akhir Kategori
1 Benteng 0.701423 Tinggi
2 Pasimasunggu Timur 0.622152 Tinggi
3 Buki 0.616529 Tinggi
4 Pasimasunggu 0.614534 Sedang
5 Bontoharu 0.602953 Sedang
6 Pasilambena 0.553614 Sedang
7 Pasimarannu 0.550374 Sedang
8 Taka Bonerate 0.538778 Rendah
9 Bontosikuyu 0.537275 Rendah
10 Bontomanai 0.532813 Rendah
11 Bontomatene 0.501452 Rendah